Free delivery in Thailand on orders over ฿1,200 · Made local, delivered with care
Ruedee.com
Kasmir

Kasmir

Wol Kasmir

Kasmir adalah serat yang diperoleh dari kambing kasmir, yang ditemukan di seluruh Asia, paling banyak di Tibet. Nama Kasmir berasal dari nama sebuah kota di wilayah Kashmir di India utara, yang merupakan wilayah dengan peternakan kambing kasmir terbanyak. Kambing kasmir memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan kambing Angora. Bulu kambing kasmir memiliki 2 lapisan: lapisan luar (bulu pelindung) kasar dan panjang, berukuran sekitar 2-5 inci, sedangkan lapisan dalam halus, lembut, tetapi pendek, berukuran sekitar 1-3 inci. Warna alaminya adalah putih, abu-abu, dan cokelat muda. Serat ini disisir keluar dari tubuh kambing, bukan dicukur, karena setiap musim semi kambing kasmir merontokkan bulunya secara alami selama beberapa minggu. Pemilik kambing harus menyisir keluar bulu yang sudah lepas, lalu memisahkan bulu luar dari bulu dalam. Seekor kambing kasmir hanya menghasilkan sekitar 4 ons serat lapisan dalam.

Di bawah mikroskop, bentuk serat kasmir menunjukkan lapisan sel permukaan luar dengan sisik yang berjarak lebar, jelas berbeda dari jenis bulu hewan lainnya. Bagian tengah helai bulu lebih tebal dibandingkan bagian akar dan ujungnya; dilihat pada penampang melintang, bentuknya tampak bulat. Serat berwarna cokelat menunjukkan bintik-bintik berwarna di bagian dalamnya. Meskipun kasmir umumnya memiliki sifat yang mirip dengan wol domba, perbedaannya adalah jamur dapat merusak serat kasmir lebih mudah dibandingkan jenis bulu hewan lainnya.

Hasil yang diperoleh dari kambing kasmir asli setiap tahunnya sangat sedikit — membuat satu mantel saja membutuhkan bulu dari sekitar 30 ekor kambing kasmir. Karena itu, pakaian yang terbuat dari serat kasmir asli sangat mahal. Dan karena keindahannya, kelembutannya, kenyamanan saat dikenakan, serta kehangatannya yang luar biasa, kasmir menjadi sangat populer di kalangan orang berkecukupan. Serat kasmir dapat dipintal menjadi berbagai jenis benang dan dapat dibuat menjadi kain tebal maupun tipis. Jenis kasmir yang lebih halus umumnya digunakan untuk menjahit setelan jas, sweater, dan mantel, sedangkan jenis yang lebih kasar digunakan untuk menenun karung dan dicampur dengan wol domba untuk membuat kain pelapis furnitur, di antara kegunaan lainnya.

Cara Pembersihan

Anda tidak perlu selamanya mencucikannya ke dry cleaning — sebenarnya, Anda bisa menghemat biaya dry cleaning untuk syal atau mantel favorit Anda dengan mencucinya sendiri. Cukup gunakan air dingin dan deterjen ringan atau sampo bayi untuk mencucinya. Jangan diperas hingga kering, dan letakkan mendatar di atas handuk besar untuk mengeringkannya. Saat memilih merek mesin cuci mana yang terbaik, pastikan untuk memeriksa fungsinya dengan teliti terlebih dahulu, apakah bisa menangani jenis kain ini.

Kambing kasmir putih
แชร์หน้านี้ให้เพื่อน: